FAITH The Ethical Foundation for AI at BINUS University
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Artificial Intelligence is becoming part of everyday academic work.
At BINUS University, the use of AI by Faculty Members is guided by FAITH — a set of ethical principles that shape professional judgment, responsibility, and academic integrity.
FAITH focuses on how AI is approached, not merely what tools are used.
It places fairness, accountability, integrity, transparency, and a human-centred approach at the core of academic decision-making.
This post introduces FAITH as the guiding foundation.
In the following posts, we will explore how these principles apply in real academic contexts.
📌 Full guidance is available in the BINUS AI Ethics Guideline for Faculty Members https://s.id/PANDUAN-AI
Kecerdasan Artifisial kini menjadi bagian dari praktik akademik sehari-hari.
Di BINUS University, penggunaan AI oleh Faculty Members dipandu oleh FAITH — seperangkat prinsip etika yang membentuk pertimbangan profesional, tanggung jawab, dan integritas akademik.
FAITH berfokus pada cara menggunakan AI secara bertanggung jawab, bukan sekadar alat yang digunakan.
Prinsip ini menempatkan keadilan, akuntabilitas, integritas, transparansi, serta pendekatan yang berpusat pada manusia sebagai fondasi pengambilan keputusan akademik.
Postingan ini memperkenalkan FAITH sebagai dasar panduan etika.
Pada postingan berikutnya, prinsip-prinsip ini akan dibahas dalam konteks praktik akademik nyata.
📌 Panduan lengkap tersedia dalam BINUS AI Ethics Guideline untuk Faculty Members https://s.id/PANDUAN-AI
#binusresearch #binusfaith #ethics #kampusberdampak #kecerdasanbuatan



