{"id":529,"date":"2020-12-23T13:58:47","date_gmt":"2020-12-23T13:58:47","guid":{"rendered":"http:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/?p=529"},"modified":"2020-12-23T14:17:20","modified_gmt":"2020-12-23T14:17:20","slug":"profil-ceo-edisi-hari-ibu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/2020\/12\/23\/profil-ceo-edisi-hari-ibu\/","title":{"rendered":"Profil CEO &#8211; Edisi Hari Ibu"},"content":{"rendered":"<h3 style=\"text-align: justify\"><strong>NETI M.ACHLAN \u00a0: SOSOK IBU YANG LEMBUT NAMUN GIGIH DALAM BERKARYA <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-531\" src=\"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-content\/uploads\/sites\/14\/2020\/12\/Picture1.png\" alt=\"\" width=\"160\" height=\"241\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jangan remehkan perempuan. Karena dibalik kelembutan terdapat kegigihan. Kata tersebut sangat tepat menggambarkan sosok Neti M.Achlan, peserta Pelatihan Managerial bagi Kepala Sekolah yang diselenggarakan oleh Mitrasdudi dan Binus University. Kepala sekolah SMK 9 Garut ini memiliki sosok yang lembut namun pekerja keras yang tak diragukan. Di bawah kepemimpinannya , SMK 9 membesut beragam prestasi. Neti sangat bersyukur saat mengetahui lolos mengikuti pelatihan yang diselenggrakan sejak bulan Oktober sampai Desember. Motivasi Neti mengikuti kegiatan CEO yaitu sebagai bekal memajukan sekolah karena seorang CEO bukan hanya sebagai pemimpin sekolah tetapi seorang CEO juga dituntut untuk menjadi visioner.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-530\" src=\"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-content\/uploads\/sites\/14\/2020\/12\/Picture2.png\" alt=\"\" width=\"391\" height=\"220\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Neti memandang perempuan mempunyai peranan penting dalam pendidikan. Pendidikan yang tinggi bagi perempuan sama pentingnya dengan pendidikan laki-laki. Perempuan adalah ujung tombak pendidikan dalam sebuah keluarga, karena perempuan akan menjadi sekolah pertama bagi anak-anaknya. Pendidikan merupakan modal perempuan agar dapat berperan dan berfungsi di masyarakat sehingga dapat mendukung kehidupannya dan juga orang lain (orangtua, saudara, anak, suami, dan sebagainya). Melalui pendidikan, perempuan juga dapat mengikuti perkembangan jaman apalagi di jaman serba IT seperti sekarang. Selain itu pendidikan juga dapat mengurangi angka kemiskinan, melalui pendidikan anak perempuan pasti akan memiliki <em>skills<\/em> yang banyak dan bisa menaikkan status ekonomi keluarganya. Dengan banyaknya <em>life skills<\/em> maka anak perempuan menjadi mandiri dan percaya diri. Anak perempuan akan bertransformasi menjadi Ibu yang pintar sehingga dapat menciptakan keluarga yang sehat. Dengan demikian pendidikan dan perempuan adalah dua elemen yang tidak dapat dipisahkan. Maka ketika mendidik seorang perempuan berarti kita telah mendidik seluruh anggota keluarga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Neti sangat bersyukur bahwa ia dapat mengikuti kegiatan secara full. \u201cAlhamdulillah saya sangat bersyukur dan bangga sekali dapat menuntaskan pelatihan walaupun dalam masa pandemi dengan jadwal yang sangat padat antara tugas saya sebagai kepala seko lah dengan tugas-tugas yang diberikan dalam Pelatihan Kapabilitas Manajerial Kepala SMK Berbasis Industri yang diselenggarakan oleh Dirjen Vokasi bekerja sama dengan Universitas Bina Nusantara\u201dkata Neti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Harapan Neti kegiatan ini membuat SMKN 9 Garut lebih unggul, berkarakter dan berinovasi sehingga mampu bersaing secara global. Dengan demikian sebagai Kepala Sekolah harus menjadi wajah publik di SMK Negeri 9 Garut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Majulah perempuan! Majulah Kaum Ibu! Semangat membangun negeri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NETI M.ACHLAN \u00a0: SOSOK IBU YANG LEMBUT NAMUN GIGIH DALAM BERKARYA Jangan remehkan perempuan. Karena dibalik kelembutan terdapat kegigihan. Kata tersebut sangat tepat menggambarkan sosok Neti M.Achlan, peserta Pelatihan Managerial bagi Kepala Sekolah yang diselenggarakan oleh Mitrasdudi dan Binus University. Kepala sekolah SMK 9 Garut ini memiliki sosok yang lembut namun pekerja keras yang tak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-529","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/529","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=529"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/529\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":534,"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/529\/revisions\/534"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=529"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=529"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=529"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}