{"id":122,"date":"2018-09-21T08:18:11","date_gmt":"2018-09-21T08:18:11","guid":{"rendered":"http:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/?p=122"},"modified":"2018-09-21T08:39:28","modified_gmt":"2018-09-21T08:39:28","slug":"the-comparison-of-pesona-edu-software-and-dorling-kindersley-learning-software-from-the-interactive-media-for-education-perspective-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/2018\/09\/21\/the-comparison-of-pesona-edu-software-and-dorling-kindersley-learning-software-from-the-interactive-media-for-education-perspective-2\/","title":{"rendered":"The Comparison of Pesona Edu Software and Dorling Kindersley Learning Software from the Interactive Media for EDucation Perspective"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Media pembelajaran interaktif telah banyak digunakan dalam dunia pendidikan dalam rangka mendukung proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas. \u00a0Dalam era globalisasi sekarang ini, dunia pendidikan juga mengalami pergeseran-pergeseran nilai dan proses. Salah satunya adalah pergeseran normatif dimana dulu guru sebagai pusat KBM (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">teacher centered<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) dan sekarang bergeser menjadi siswa\/i sebagai pusat pembelajaran (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">student centered<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">). \u00a0Dengan pergeseran pusat pembelajaran tersebut, media pembelajaran juga tentunya berubah. \u00a0Salah satu media pembelajaran yang mendukung ke arah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">student centered<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah media pembelajaran interaktif melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">computer based learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penulis membandingkan dua media pembelajaran interaktif, yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Pesona Fisika dan software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pembelajaran Fisika, dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Dorling Kindersley Learning Softwares. \u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Untuk lebih jelasnya ada baiknya ditinjau satu persatu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b><i>Pesona Fisika.<\/i><\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Pesona Fisika<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pertama kali diluncurkan pada tahun 2001, di Jakarta oleh PT Kreasi Inti Dinamika (sekarang bernama PT. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Pesona Edu<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">kasi). \u00a0Pembelajaran Fisika yang menjadi \u201cmomok\u201d bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, mengundang sejumlah ilmuwan dan pemerhati pendidikan, termasuk Prof. Yohanes Surya, PhD., mencoba membuat media interaktif untuk pembelajaran Fisika yang menyenangkan dan aplikatif langsung dalam kehidupan sehari-hari. \u00a0Maka dikembangkanlah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang dinamakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Pesona Fisika<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang menjadi anak sulung dari perkembangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">Pesona Edu<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Materi pembelajaran yang tersedia dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Pesona Fisika<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini dinilai oleh penulis sangat lengkap dalam ruang lingkup materi pembelajaran Fisika untuk SMP, jenjang kelas 7, 8 dan 9. \u00a0Meskipun demikian, lembaga pendidikan dapat membeli <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Pesona Fisika<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sesuai dengan kebutuhan, misalnya hanya untuk kelas 7 saja.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Software<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">Pesona Fisika<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> mencoba menghadirkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">computer based learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam proses KBM. \u00a0Analoginya adalah siswa\/i belajar sendiri menggunakan komputer dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">Pesona Fisika<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dengan tujuan akhirnya adalah dapat mengerti dan menggunakan daya nalar dalam menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dalam kehidupan sehari-hari. \u00a0Dengan tujuan seperti demikian. maka wajarlah bila <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Pesona Edu<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> selalu meningkatkan produknya dalam bentuk layanan purna jual. \u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Pesona Edu<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memberikan layanan untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">trouble shooting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">upgrade<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> serta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">update<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">nya, \u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b><i>Software <\/i><\/b><b>pembelajaran Fisika<\/b><b><i>, Dorling Kindersley Learning Software.<\/i><\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Dorling Kindersley<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan perusahaan yang mendukung dunia pendidikan dalam pengembangan media pembelajaran yang interaktif baik melalui buku maupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">&#8211;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. \u00a0Banyak buku-buku dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">&#8211;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pembelajaran telah dikembangkan oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">DK (Dorling Kindersley) <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang dapat dilihat di http:\/www.dk.com.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pembelajaran yang interaktif salah satunya adalah percobaan pembuatan rangkaian listrik sederhana. \u00a0Siswa\/i belajar bagaimana menyusun rangkaian listrik yang terdiri dari sebuah lampu, sebuah baterai dan sebuah saklar. \u00a0Siswa\/i dapat mengubah-ubah letak komponen listrik tanpa bahaya dan tanpa takut komponen akan rusak. Ada juga percobaan tentang bejana berhubungan. \u00a0Siswa\/i dapat mengisi bejana berhubungan dengan air secara interaktif tanpa takut air akan tumpah dan mengotori kelas. Dengan media interaktif tersebut, siswa\/i belajar bagaimana membuat rangkaian listrik sederhana dengan benar dan mengamati sifat-sifat bejana berhubungan dengan seksama dan dapat mengambil kesimpulan induktif dengan benar. \u00a0Juga terdapat percobaan gerak rotasi dengan pergerakan roda-roda gigi yang dapat menunjukkan arah perputaran roda gigi yang dipengaruhi oleh jumlah roda gigi yang terlibat di dalamnya. Percobaan tentang pantulan bunyi juga disajikan dengan sangat menarik dan siswa\/i dapat mendengar suara pantulannya dengan menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">head set<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Media ini sangat cocok untuk pembelajaran interaktif secara individual yang berpusat pada peserta didik. \u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini juga menyediakan pertanyaan-pertanyaan interaktif yang dapat langsung dijawab oleh siswa\/i, serta dapat langsung mengetahui apakah jawabannya benar atau salah. \u00a0Pertanyaan yang tersedia dalam bentuk pilihan ganda, Meskipun jawaban salah, siswa\/i dapat mencoba lagi berulang-ulang kali untuk mendapatkan jawaban yang benar. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Materi pembelajaran yang tersedia dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini dinilai oleh penulis cukup lengkap dalam ruang lingkup materi pembelajaran Fisika SMP untuk jenjang kelas 7, 8 dan 9. \u00a0Pembelajaran di laboratorium multimedia menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini dialokasikan sebanyak 2 jam pelajaran per minggunya. \u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Respon siswa\/i juga merupakan pengamatan yang tidak dapat dilupakan sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">feed back <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">bagi desain pembelajaran. \u00a0Penulis melakukan tanya jawab dengan siswa\/i tentang bagaimana perkembangan emosional dan intelektual dalam pembelajaran menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini. \u00a0Terdapat banyak respon positif dari siswa\/i, bahwa sungguh menyenangkan belajar Fisika secara interaktif menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini. \u00a0Banyak hal yang tidak dapat mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari, namun dapat mereka lakukan secara interaktif dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini. <\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Komparasi <\/b><b><i>Pesona Fisika<\/i><\/b><b> dengan <\/b><b><i>Dorling Kindersley Learning Software.<\/i><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>No<\/b><\/td>\n<td><b>Tinjauan<\/b><\/td>\n<td><b><i>Pesona Fisika<\/i><\/b><\/td>\n<td><b><i>Dorling Kindersley Learning Software<\/i><\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">1<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Bahasa pengantar<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Bahasa Indonesia<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Bahasa Inggris<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">2<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Kemudahan penggunaan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Sangat mudah<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Sangat mudah<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">3<\/span><\/td>\n<td><i><span style=\"font-weight: 400\">Interactivity<\/span><\/i><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Sangat cocok untuk diskusi klasikal\/kelompok<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Sangat cocok untuk individual <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">work\/assignment<\/span><\/i><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">4<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Pusat pembelajaran<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Berpusat pada presenter<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Berpusat pada peserta didik<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">5 <\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Layanan purna jual<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Ada, juga untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">updating<\/span><\/i><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Tidak ada<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">6<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Harga<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Agak mahal karena ada layanan purna jual<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Harga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> saja, tanpa ada layanan purna jual.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tentunya masih banyak kriteria media pembelajaran interaktif yang perlu ditinjau lebih lanjut. \u00a0Apalagi dengan layanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">update<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">upgrade<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang selalu berkembang dan berubah ke arah pembelajaran yang lebih baik lagi. \u00a0Bukan tidak mungkin suatu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ditinggalkan karena munculnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> lainnya yang lebih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">reliable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ataupun lebih murah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Demikian ulasan penulis dalam membandingkan dua media pembelajaran interaktif yang pernah digunakan. \u00a0Ada kelebihan dan kekurangan dalam masing-masing media, khususnya dalam penerapannya secara individu dan kelompok, dan tipe materi yang akan disajikan. \u00a0Selanjutnya dikembalikan lagi kepada institusi atau guru tentang apa saja yang diperlukan dan dapat diterapkan dalam proses KBM di kelas dalam institusi masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><b>Referensi <\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ena, Ouda Teda. \u00a0\u201cMembuat Media Pembelajaran Interaktif dengan Piranti Lunak Presentasi\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">ILCIC (Indonesian Language and Culture Intensive Course), Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. \u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&lt;<\/span><a href=\"http:\/\/www.ialf.edu\/kipbipa\/papers\/OudaTedaEna.doc\"><span style=\"font-weight: 400\">www.ialf.edu\/kipbipa\/papers\/OudaTedaEna.doc<\/span><\/a><i><span style=\"font-weight: 400\">&gt;<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><span style=\"font-weight: 400\">Fanani, Fais. \u00a0\u201cPembuatan Website Media Pembelajaran Interaktif untuk Materi Resistansi pada Mata Pelajaran Penerapan Konsep dasar Listrik dan Elektronika\u201d, Universitas Negeri Jakarta. 14 Juni 2008.<\/span><\/h1>\n<h1><span style=\"font-weight: 400\">&lt; <\/span><a href=\"http:\/\/one.indoskripsi.com\/node\/3465\"><span style=\"font-weight: 400\">http:\/\/one.indoskripsi.com\/node\/3465<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">&gt;<\/span><\/h1>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Purwanto, Sony Saifullah. \u00a0\u201cPengembangan Program Media Pembelajaran Interaktif pada Materi Pecahan untuk Kelas VI SD\u201d. Skripsi Jurusan Matematika, Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Malang, 2007<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&lt;http:\/\/kangtrias.blogspot.com\/2009\/03\/pengembangan-program-media-pembelajaran.html&gt;<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Media pembelajaran interaktif telah banyak digunakan dalam dunia pendidikan dalam rangka mendukung proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas. \u00a0Dalam era globalisasi sekarang ini, dunia pendidikan juga mengalami pergeseran-pergeseran nilai dan proses. Salah satunya adalah pergeseran normatif dimana dulu guru sebagai pusat KBM (teacher centered) dan sekarang bergeser menjadi siswa\/i sebagai pusat pembelajaran (student centered). [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-122","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":126,"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122\/revisions\/126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/research.binus.ac.id\/crosscomm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}