Title

Pemanfaatan teknologi blockchain pada manajemen rantai pasok industri farmasi untuk mendukung Good Manufacturing Practice

Abstract
Industri farmasi merupakan salah satu sektor andalan pemerintah karena sektor industri farmasi ini merupakan roda penggerak utama dalam perekonomian nasional dimasa yang akan datang[1]. Namun dalam sektor yang penting ini terdapat persoalan yang harus mendapat perhatian penting agar visi pemerintah dapat tercapai. Berdasarkan laporan pada tahun 2017 dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia telah ditemukan sebanyak 754 dari 1.140 pedagang besar farmasi (PBF) melakukan pelanggaran atau tidak memenuhi ketentuan (TMK) peraturan yang berlaku[2] seperti contohnya ditemukan banyaknya peredaran obat palsu, pembelian obat dari penyalur ilegal, penyimpanan obat tidak secara semestinya. Peredaran penjualan obat palsu saat ini terjadi salah satunya adalah karena sulitnya monitoring aktifitas penjualan obat obatan yang terjadi. Sehingga dibutuhkan teknologi yang dapat melakukan pemantauan kegiatan usaha farmasi dari awal (pabrikasi) hingga obat berada pada pengguna. Blockchain merupakan teknologi baru yang saat ini banyak dilakukan penelitian terutama untuk bidang farmasi dan bertujuan untuk meminimalisasi peredaran obat obat palsu yang terjadi.
Keywords
Farmasi, Sektor, Obat
Source of Fund
Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi
Funding Institution
DIKTI
Fund
Rp.218.200.000,00
Contract Number
039/VR.RTT/IV/2019
Author(s)
  • Dr. Meyliana, S.Kom., M.M.

    Dr. Meyliana, S.Kom., M.M.

  • Surjandy, S.Kom., M.M.

    Surjandy, S.Kom., M.M.

  • Erick Fernando, S.Kom., MSI.

    Erick Fernando, S.Kom., MSI.